Minggu, 31 Maret 2013

Paedagogi dan Fenomena Kontemporer

Teknologi informasi dan komunikasi telah memberi warna sendiri dalam proses pembelajaran, serta melahirkan pemikiran baeu di bidang pedagogi. Kehadiran TIK di sekolah menyusul alat-alat ilmiah seperti teleskop dan mikroskop yang ada sebelumnya memungkinkan kegiatan pembelajaran berakselerasi, Aneka informasi begitu gampang diakses dan sistem komputasi makin mudah dan cepat dilakukan.

Kecepatan komputer dalam melakukan perhitungan yang terdefinisi dengan baik memungkinkan guru-guru unruk melakukan penjajahan aneka konsekuensi dari interaksi pembelajaran dengan cara yang relatif sederhana, suatu fenomena yang sebelumnya masih dianggap tidak mungkin.

Singkatnya, perpektif munculnya potensi yang menawarkan kerangka kerja dan dukungan teoritis untuk memikirkan kembali pedagogi yang tidak dimulai dengan konsep strukur dan hierarki yang telah direncanakan sebelumnya. Namun, hal ini tidak mungkin menggantikan kehadiran guru, apalagi mengambil tanggung jawab mereka.

Dalam sistem pembelajaran yang makin interaktif, tugas utama guru tidak untuk memhamai dan melaksanakan organisasi de novo, atau diisolasi dari peserta didik di dalam kelas. Sebaliknya, guru tampil dengan peran khusus untuk menciptakan jenis lingkungan yang kaya dalam organisasi yang produktif, serta dapat memunculkan interaksi dari semua peserta.

Menyadari bahwa pertumbuhan dan perubahan terjadi karena adanya interaksi di antara unsur, berarti menjadi penting adanya kontak antar individu dan dinamika kelompok secara keseluruhan. Siswa perlu terlibat dalam interaksi ini dalam rangka memberikan pengalaman, sudut pandang dan cerita alternatif untuk mereka sendiri, yang akan memungkinkan mereka mengubah kisah-kisah pribadi dengan cara baru.


Sumber : Danim, Sudarwan.(2010).Pedagogi, Andragogi, dan Heutagogi. Bandung: Alfabeta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar